Showing posts with label tips memperbaiki motor. Show all posts
Showing posts with label tips memperbaiki motor. Show all posts

Sunday, March 11, 2012

Cara Setel dan Memperbaiki Velg Motor

Beat drag Modifikasi thailandBerikut sedikit Tips tentang pelek motor, jika pelek kurang perawatan atau sering diabaikan, akan merusak bagian bagian komponen lain dari motor anda. berikut artikel tentang pelek motor dan peraatnya untuk menjaga performa motor anda agar selalu layak jalan. setiap komponen motor penting jadi perawatan rutin dan continue perlu dilakukan untuk keamanan dan kenyamanan berkendara di jalan.
 
 
Kurangnya perawatan pada pelek menyebabkan Laher roda rusak, dan kembang ban habis tidak merata. "Kibat putaran roda sudah tidak sempurna lagi," ungkap Didit Fahruzi, spesialis setel velg di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Menurut Didit, pengertian velg rusak adalah ada bagian yang lonjong dan speleng alias tidak lurus (center) dengan teromol, sementara jenis jari-jari saja, lanjutnya, ada beberapa macam. Jari-jari besi, aluminium, dan model palang (velg racing), semuanya beda cara penanganannya.

Kalau jari-jari bawaan pabrik (standar), cukup setel ulang kekencangannya. Lain hal jika sudah jadi angka 8 akibat kecelakaan, sebaiknya diganti. Adapun untuk jari-jari aluminium yang lebih padat dan kaku dari yang besi, jadi mengencangkannya harus kuat.

Lain lagi dengan velg racing (casting wheel). Di sini ada dua kategori, bawaan pabrik dan yang variasi. Bawaan motor, menurut Didit, lebih keras, sedangkan variasi lebih lunak.

Tidak lurusnya velg racing dikarenakan bibir velg cacat dan palangnya ada yang bengkok. Untuk meluruskannya, kata Didit, bengkelnya tidak menggunakan alat, tapi dengan cara manual, yakni diketok dengan pakai balok kayu.

Seumpama rusaknya parah dan bahan velg keras, sebelum diketok, dipanaskan lebih dulu secukupnya. Saran Didit, memanaskannya pakai api gas elpiji. Panasnya stabil dan apinya kecil merata.

Perlu diketahui, untuk velg racing, bila sudah diperbaiki, hasilnya tidak bisa kembali sempurna 100 persen.


Wednesday, January 18, 2012

Kabel Gas & Kopling Yang Beresiko

Berikut ini adalah trik tentang otomotif juga yang di dapat dari blog sebelah mungkin tips ini sangatpenting karena sangat berguna dan untuk keamanan untuk lebih jelasnya silahkan bergulir kebawah dan jangan lupa lihat juga tip berikut ini:
Teknik Mengerem yang Benar buat Bikers TIP BERKENDARA
Tip merawat motor agar awet
Tips Satria fu | Suzuki Satria F-150 Slang Sobek Susah Langsam

for the English article

When we look at gas and the clutch cable wires that exist under FU motorcycle handlebars, there is a hook / small bracket to connect the two wires are in a position to always stick to the body / frame of the bike.
4
Maybe for some people, the bracket is only a complement to the motor, but actually quite a big influence as well.

The cable is not attached to the bracket that will automatically reduce the neatness of our motors. In addition, the cable is moving freely there is likely to experience blisters due to rubbing / sandwiched between the body and the shock absorber.

3

Please note that the outer layer of rubber covered wires that form a second layer of material threaded with iron. Both of these ingredients that protect the fiber cable on the clutch and the gas motor.

When the outer layer had peeled off due to friction, the second layer will automatically be opened. The first risk, the second layer will be easier to have bent so that the fiber cable in it will be difficult to perform the movement up and down because of pinched on the shape of the cable protector has changed.

1

The most severe impact, screw in the second layer will become increasingly interested due to routine movement of the fiber cable at the moment we operate a motorcycle. In this condition, there is a possibility when we draw the gas cable, fiber cable will not come back when we loosen the gas cable back. It would be very dangerous for the rider and very likely will have an accident.

Some tips that can be done to avoid this are:

* Always check cables before riding a motorcycle, make sure that both wires are always caught in the bracket.
* Immediately replace the gas cable / clutch is peeling to avoid greater risks.
* Always carry a backup when the cable is damaged in the middle of t



Bila kita perhatikan pada kabel gas dan kabel kopling yang ada dibawah setang motor FU, ada sebuah pengait / bracket kecil untuk mengaitkan kedua kabel tersebut agar selalu dalam posisi menempel pada body / rangka motor.
4
Mungkin bagi sebagian orang, bracket tersebut hanya sebatas pelengkap pada motor, tetapi sebetulnya pengaruhnya cukup besar juga.

Kabel yang tidak menempel pada bracket tersebut otomatis akan mengurangi kerapian dalam motor kita. Selain itu, kabel yang bergerak bebas tersebut ada kemungkinan akan mengalami lecet karena bergesekan / terjepit antara body dan bagian shock breaker.
3
Perlu diketahui bahwa lapisan luar dari kabel yang berbahan karet menyelubungi lapisan kedua yang berbentuk ulir dengan bahan besi. Kedua bahan inilah yang melindungi kabel serat kopling dan gas pada motor.
Bila lapisan terluar terkelupas akibat gesekan tadi, secara otomatis lapisan kedua akan menjadi terbuka. Resiko pertama, lapisan kedua akan lebih mudah untuk mengalami bengkok sehingga kabel serat didalamnya akan menjadi susah untuk melakukan gerakan naik turun karena terjepit pada bentuk pelindung kabel yang berubah.
1
Dampak yang paling parah, ulir pada lapisan kedua akan menjadi semakin tertarik akibat pergerakan rutin  dari kabel serat pada saat kita mengoperasikan motor. Dalam kondisi ini, ada kemungkinan saat kita menarik kabel gas, kabel serat tidak akan kembali ketika kita mengendorkan kabel gas kembali. Ini akan sangat berbahaya bagi pengendara dan sangat besar kemungkinan akan mengalami kecelakaan.
Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghindari hal ini adalah :
  • Senantiasa periksa kabel sebelum mengendarai motor, pastikan agar kedua kabel selalu tersangkut di dalam bracket.
  • Segera ganti kabel gas / kopling yang terkelupas untuk menghindari resiko yang lebih besar.
  • Senantiasa membawa kabel cadangan bila mengalami kerusakan di tengah jalan.

Thursday, December 15, 2011

Masalah pada Motor Yamaha MIO | perawatan

Yamaha MIO Anda mengalami masalah? apa keluhannya
Catat baik baik Problem nya sebelum beratambah parah...? kalau digunakan jalan pada tarikan awal timbul suara cit..cit..cit dan tenaganya jadi ngedrop, jika ditambah beban lebih atau pada saat berboncengan tenaga motor terasa sekali ngedropnya.
Solusi untuk motor mio
Langsung saja terfokus pada distribusi tenaga. kenapa karena Untuk Yamaha MIO sistem yang digunakan CVT, jika sistem ini tidak bekerja dan pada belt-nya akan menyebabkan masalah seperti di atas. Penting untuk dilakukan adalah setelah service ringan 2x untuk yang ketiganya perlu dicek kondisi CVT-nya, terutama diberi vaselin atau gemuk pada pulley primary dan secondary sheave-nya.
sangat-sangat perlu diperhatikan gan karena memang benar komponen yang fatal... cek kendaraan anda secara periodik secara rutin..
Berikut ini adalah gambar yang menunjukkan kerusakan koponen yang perlu diganti apabila CVT telat diberi vaselin atau gemuk atau tidak dicek secara periodik. Biaya yang dikeluarkan cukup besar karena kerusakannya sistemik dan menyeluruh. Kita bisa mengeluarkan dana lebih dari Rp. 500,000.
Set Secondary spring, Secondari sliding sheave, V-belt dan Roller.
Bagian yang harus diganti pada kerusakan sistemik adalah sebagai berikut :
1. V-belt   @ 70.000
2. Set Secondary @ 52.000
3. Seal felt/ O ring @ 50.000
4. Roller/ weight 5 buah @ 55.200
5. Secondary Sliding Sheave @ 163.000
6. Seal felt/ seal oli @ 50.000
7. Grease CVT @ 9000
8. Ongkos pekrjaan+service @ 60.000
note :kerusakan tersebut belum yang kategori parah jadi ada bagian yang masih bisa dipakai, bila sudah parah lebih besar lagi biayanya.
It was a little tips about honda motors, oke no problem see also the following article

Monday, November 7, 2011

MENINGKATKAN PERFORMA TIGER | HONDA TIGER

Modifikasi Honda Tiger 2011
Well… this time Mr.S semakin serius untuk mengembangkan kemampuan kendaraannya, datang ke bengkel udah ada sakelar On-Off di handle bar setang motornya, apaan nih, masak iya ini tombol kalo di pencet ON ni motor tiger bisa jadi robot.. walah lak Cruchy kebanyakan nonton kartun Transformer hehhehehehe… Meski saya dan Mr.S suka ber-sms guyonan garing kaya gitu (Kalo mr.S sedang membaca tulisan ini jangan senyum-senyum dewe tar dikira gimana gitu bos… hehehehe)  tapi untuk hal meng-upgrade performance kita selalu serius berpikir gimana cara supaya gak garing ni motor 



:)
CDI Cheetah Power sudah dipasang di motor, berharap kemampuan lari SiTi ter-Hibrida oleh Cheetah yang lincah-lincah irit… Jayus lagi :) Wkwkwkwkwk… Datang ke bengkel membawa 8 biji pir (bukan buah lho ya) tapi satu set Pir klep TK Racing dan pir Kopling CLD racing untuk honda Tiger. Akhirnya saran saya diturutin, dengan pir klep yang lebih bagus kita bisa kembangkan camshaft yang lebih maknyuss pula… :p
Pir Kopling n Pir Klep RacingPir Kopling n Pir Klep Racing
Katanya kemarin kopling udah selip tidak bisa mengimbangi hentakan power mesin, okelah… disitu muncul problem baru kita kembangkan lagi next step :) Yuk bongkar-bongkar… next step adalah upgrade sistem penerus daya… Sistem manual clutch tiger mempunya 4 lembar kampas lebar, sedangkan 1 sistem judder spring untuk meredam getaran namun kompensasinya adalah penyaluran torsi menjadi terlalu lembut sehingga kemampuan sesungguhnya tersembunyi, malu-malu macan (kan Tiger), dengan adanya judder spring rideability tiger sangat nyaman karena minim getaran, bukan begitu bukan? Namun untuk tujuan performance upgrade maka sisi rideability sedikit di ‘korbankan’ bukankah rencana kita kan bikin ni motor larinya menghentak-hentak heehehehe…
Carter Kopling honda TigerCarter Kopling honda Tiger
Kita lepas judder spring dan kampas kecilnya, kita ganti dengan kampas nya juga tutul-tutul kaya macan tutul heheheh jadinya nih Tiger dikawin silang ama tenaga cheetah dan macan tutul, wkwkwkkww.. mekso cah.. Hush guyonan wae. Tidak lupa friction plate kita ganti dengan yang tipe lama dot type. Why? menurut sahabat kita yang seorang mekanik senior di AHASS, tipe plat kopling ini lebih menggigit kampas kopling, jadinya lengket kaya lem alteco, anti selip kaya celana dalem. Walah…
Kampas Kopling AftermarketKampas Kopling Aftermarket
Ganti plat kopling jugaGanti plat kopling juga
Untuk upgrade area cylinder head kita tinggal pasang Pir Klep TK, dan upgrading camshaftnya dengan lifter lebih tinggi sekitar 2mm supaya Airflow bertambah, mungkin putaran bawah agak lebay tapi putaran atas mesin, wuuuhhh… menurut teori seharusnya kenceng… :) Tanya aja ama yang punya deh wkwkwkwk… Memanfaatkan upgrade sektor penerus daya maka kita pun tanpa ragu menaikkan kompresi siTi lagi tanpa harus memapas silinder head maupun silinder blok, Piston High Dome adalah jawabnya. Pokoknya minum pertamax plus is recomended, even not a must… lagipula kan selama ini ente sudah memberi asi pada siTi dengan pertamax bos, masa tinggal nambah dikit aja susah :p ( Mr.S = “nambah sedikit kali berapa liter??!! Grrrmmhhh..” ) huakakakakkakaka ^_^
Oh, nikmatnya modifikasi mesin… Tetap sehat, Tetap Semangat, Biar bisa modifikasi mesin tiap hari! Gas Polll…!!!
 
sumber:http://berly080.student.umm.ac.id/2010/02/05/meningkatkan-performa-honda-tiger/ 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...