Showing posts with label tips motor. Show all posts
Showing posts with label tips motor. Show all posts

Saturday, March 3, 2012

Diagram Kelistrikan Sepeda Motor

Diagram Kelistrikan Sepeda Motor Bagi agan yang ingin belajar mendalami oprek sepeda motor sendiri berikut adalah sistem kelistrikan secara umum di dalam rangkaian sepedah motor semoga membantu..?
Kunjungi saja blo ini

Bagi pemilik, penggemar, pengoprek, pemodif, dan bengkel, gambar diagram honda supra supri ini mungkin sangat bermanfaat. (supri = koyok supra tapi bukan supra, kan banyak motor korea, china dll yang menganut wiring sama dengan honda supri). Saya pilih honda supra karena populasi nya sangat banyak (dibanding tiger). 

Contohnya: bagi yang kuproxnya mati, jika ingin mengganti dengan kuprox motor lain, atau diganti dengan dioda biasa atau dengan dioda bridge biasa, cara merakitnya ya sama dengan gambar yang saya buat, jadi hanya perlu dua buah dioda. Terus yang akan memasang CDI dari motor lain (CDI yang menganut arus AC tentunya), jika urut-urutan kabelnya berbeda bisa mengikuti gambar ini.

Warna kabel mungkin bisa berbeda sedikit atau berbeda sama sekali jika tahun pembuatan berbeda, tetapi koneksi pada intinya sama, begitu juga fungsi-fungsi utamanya.
Semoga bermanfaat… , dan jika gambarnya salah atau kurang jelas silahkan komplin.


tag: Diagram Kelistrikan Sepeda Motor Yamaha Honda supra gle: drag jupiter z cutting sticker satria fu: beat velg 17: beat modifikasi drag beat drag modifikasi airbrush rx king jawa pilihan warna mio soul mio ganteng

Sunday, December 18, 2011

Ngreyen Motor Yang Baik Khusus SATRIA FU 150

mesin piston_dan_blok_satriafu-150

Ngreyen Motor yang Baik Khusus SATRIA FU 150

Sebelumnya oto-trendz juga sudah menuliskan bagaimana Ngreyen Motor Yang Baik tapi kali ini di khususkan pada motor favorit satria fu
untuk lebih jelasnya dan detil nya selahkan simak artikel dibawah ini dan semoga bermanfaat untuk kedepanya bagi motor anda

Running in ( inreyen ) untuk Satria kita 500 km
  1. ada aturan setiap penggunaan mesin apalagi baru atau masa uji coba kendarai motor anda seperti mestinya normal-normal saja bekerja secara bebas (tetapi jangan sampai batas merah) dan jangan juga di beri beban berat (misalnya penggunaan gigi tinggi pada kecepatan rendah).
  1. Penggantian perseneling juga dilakukan secara halus jangan di dilepas secara tiba-tiba. Inreyen jangan dilakukan dengan cara distandar tengah lalu mesin dihidupkan dan perseneling masuk dalam jangka waktu tertentu. Hal tersebut dapat merusak mesin.
  2. Tinggalkan cara lama menggeber mesin atau memanasi satria sampai berjamjam itu tidak penting malah merusak knalpot satria kesayangan anda.
    Ada 2 buah Tips yang bisa dilakukan semasa Inreyen, yaitu :
    • Cari turunan yang agak panjang (kalau bisa sih kondisi sepi kayak minggu pagi biar gak ganggu lalu lintas), dimulai dari atas, kendarai motor kira-kira 50 km/jam. Begitu mulai turun, tutup gas sedikit sekitar 1-2 detik lalu buka gas lagi sampai mesin terasa narik (torsi dapat), tutup gas lagi. Hal ini menghasilkan kefakuman di dalam crankcase( ruang mesin di bawah piston) yang menyebabkan tekanan ring piston terhadap dinding silinder sehingga membantu untuk bed in (menyatu sehingga gesekan minim).
    • Jangan menggunakan oli sintetis. Hal ini selain memperlambat bed in karena kelicinannya juga dapat memperpendek umur mesin. Bearing dan silinder menjadi terlalu licin sehingga tidak bisa menghasilkan film untuk memegang oli yang lewat. Jadi kalau inreyen pakai oli standar pabrik yang mineral aja, selain murah hasil terbaik.
    • Menghidupkan motor dari keadaan dingin. Kerusakan yang paling besar dari sebuah mesin kebanyakn terjadi pada start awal dari dingin. Oli masih sulit untuk bersirkulasi dan juga oli masih berada di bawah yaitu di bak oli. Untuk menolong hal ini, gunakan kick starter beberapa kali dalam keadaan mesin mati. Dalam hal menyimpan motor juga berpengaruh. Parkirlah motor dengan menggunakan standar tengah sehingga oli merata dikiri-kanan mesin. Kalau menggunakan standar sampng, oli akan berkumpul di sebelah kiri mesin. Apalagi kalau motor ditinggal lama. Hal ini menyebabkan bagiandalam mesin sebelah kanan jadi cemburu karena kurang terlumasi. Setelah mesin hidup, boleh tunggu beberapa saat sekitar 1 menit sampai mesin sudah idle normal atau langsung jalan dengan kecepatan santai untuk memberi kesempatan oli bersirkulasi dengan sempurna.
    • Kendarailah motor dengan semestinya. Mesin-mesin dibuat dengan tujuannya masing-masing. Mesin potong rumput di disain untuk hidup dengan putaran mesin yang statis. Berbeda dengan mesin motor yang didisain dengan putaran mesin yang dinamis.
    Apalagi untuk motor jaman sekarang yang didisain untuk dibawa pada RPM menengah ke tinggi. Misalnya untuk Motor Satria, dari spesifikasi dapat diketahui tenaga dan torsi maksimum pada RPM yang cukup tinggi yaitu 9000-an.
    Sehingga bisa dikatakan mesin Satria bekerja secara optimal di sekitar RPM (8000 – 90000) yang membuat mesin menjadi lebih awet dibandingkan dengan mesin satria yang dikendarai terlalu hati-hati atau dikendarai dengan cara short shifting (ganti perseneling pada RPM yang terlalu rendah).
    Jadi sekali-sekali motor bawa kebut untuk membuat mesin bersih dan sehat tanpa melupakan tanggung jawab kita sebagai pengendara motor yang sopan.
    Perhatikan pula dalam menurunkan perseneling. Jangan menurunkan lebih dari satu gigi sekaligus dari kecepatan tinggi yang mengakibatkan over-rev (RPM ketinggian atau di atas batas aman)sehingga dapat merusak transmisi dan katup juga bisa bengkok.
    • Jangan sering-sering angkat roda depan. Sepeda motor di disain dengan dua roda, jadi kalau kita mengendarai motor dengan satu roda berarti kita memakainya diluar disainnya. Beberapa motor, kalau kita angkat roda depan cukup lama menyebabkan oli menuju ke belakang crankcase sehingga sulit dijangkau mesin untuk disirkulasikan. Apa yang akan terjadi? Turun mesin! :)
    • Please, donĂ¢€™t do it (jangan lakukan!!). Kita sering melihat pengendara motor atau mobil menaikkan RPM (ngegas) sebelum dimatikan. Untuk kendaraan teknologi lama atau mesin 2 tak hal tersebut biasa dilakukan untuk memperkaya ruang bakar atau membersihkan busi sehingga mudah untuk di start kembali (CMIIW). Namun untuk kendaraan modern hal ini akan merugikan. Seperti kita ketahui bensin adalah cairan yang ampuh untuk membersihkan kotoran yang berlemak atau ber-oli. Sehingga apa jadinya bila kita melakukan hal tersebut di atas yang menyebabkan ada sisa bahan bakar yang tidak terbakar karena langsung dimatikan setelah di gas? Oli yang melindungi silinder dan piston akan tersapu yang berarti umur mesin berkurang dan bisa menyebabkan karat bila motor disimpan lama

    Wednesday, October 26, 2011

    Tips NAIK MOTOR DENGAN BENAR

    Tips Safety Riding untuk Motor Angka kecelakaan bermotor khususnya sepeda motor merupakan salah satu penyumbang angka kecelakaan tertinggi. Salah satu cara menguranginya adalah dengan menerapkan safety riding. BERITA LAIN Harga Mobil ALL New Rio Terbaru di Indonesia

    "Itu sudah pasti, karena berkendara yang baik dengan mengusung safety riding sangat penting," ucap Agung Surya, Chief Instructor PT Astra Honda Motor yang merupakan lulusan Rainbow Saitama Japan.

    Agung pun kemudian menguraikan cara safety riding saat pertama kali berkendara.

    "Ini sebenarnya sangat sederhana tapi terkadang para pengendara lalai dengan hal ini. Dan di sini kami menekankan hal ini agar bisa diterapkan kepada dirinya sendiri atau bisa ditularkan kepada yang lain," tambahnya.

    Berikut tahapan-tahapannya:

    1. Jika sepeda motor disandarkan oleh standar pinggir (standar miring), janganlah duduk terlebih dahulu melainkan bebaskan terlebih standar miring terlebih dahulu dengan menggunakan kaki kiri.

    2. Bila kendaraan anda distandar dua, untuk melepaskannya gunakanlah kaki kiri untuk membebaskannya.

    3. Setelah anda telah siap mengemudi, pastikan keadaan di sebelah kanan anda aman dengan menolehkan kepala kesisi kanan kebelakang, setelah aman barulah anda bisa mulai mengendarai motor anda.

    4. Di saat Anda melakukan perjalanan maka pastikan empat jari kanan dan kiri Anda telah berada dituas rem depan dan kopling (jika terdapat kopling).

    5. Di saat anda ingin melakukan pemberhentian utamakanlah rem depan di saat anda ingin menghentikan kendaraan, karena beban berat anda akan berada di depan dan ini membuat anda lebih cepat berhenti.

    Cara melakukan pengereman depan yang baik adalah dengan meremas secara perlahan yang diawali jari kelingking dan diakhiri jari telunjuk, tidak dengan menekan secara bersamaan.

    6. Namun anda juga tidak lupa untuk menggunakan rem belakang dalam melakukan pemberhentian. Akan tetapi rem ini dipergunakan hanya sebagai penyeimbang rem depan saja agar tidak terjatuh.

    7. Setelah kendaraan sudah mulai berhenti barulah anda menarik kopling dengan cara meremasnya pula. Hal ini pun bertujuan agar mesin kendaraan tidak mati.

    8. Selanjutnya apabila kendaraan sudah ingin berhenti, maka siapkan kaki kiri anda untuk menjadi pijakan anda. Dan setelah itu barulah anda melakukan pergantian ke transmisi rendah.

    9.Setelah transmisi sudah di posisi rendah maka lihatlah kembali ke kanan untuk memastikan tidak ada kendaraan yang ingin melintas, baru setelah itu melanjutkan perjalanan.

    10. Dan taati lah peraturan lalu intas yang ada.

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...